Selasa, 25 Januari 2011

Kehadiranku yang lalu


WARUNG CINTA
Oleh: B.A.S

Di sana kita bersama
berdua bersama
Di sana kita mengadu rasa
rasa senang dan duka

Warung cinta
warung tempat kita berdua
berdua saling mencinta
rasa yang kubawa

Semua sungguh indah
Seindah pagi ketika mentari menghampiri
Seindah pelangi yang menghiasi pagi
Semua kenangan kini

Berlalu bagai angin lalu
sungguh terlalu


Malang, 25 Januari 2011

Sabtu, 22 Januari 2011

Pengalaman Ke Caffe Askar



TERSESAT


Oleh: B.A.S





Mungkin judul itu


Yang ada dalam benakku saat itu


Saat di mana aku



Mengalami suatu peristiwa yang sangat menyebalkan





Tersesat sungguh tersesat


Seakan akan tak berdaya


tak berarti sama sekali


tersesat aku


sungguh tersesat





Askar yang kucari


ternyata telah ku lewati


namun tak kujumpai


aku tersesat dalam pencarian





Tersesat pula hati ini


terluka sungguh sungguh


hancur rasa ini


semua





tersesat


dalam kesesatan yang nyata


bukan rekayasa belaka


tersesat aku





tersesat

22 Januari 2011

Senin, 27 Desember 2010

Kenangan yang tertinggal


Pernahkah Kau Mencintaiku
Oleh: B.A.S

Di kala senja datang menyapa
pernahkah kau bertanya mengapa?
Di kala malam membayang di mata
pernahkan kau bertanya mengapa?
Di kala pagi datang di sana
pernahkah kau bertanya mengapa?

Aku di sini menanti
menanti tanyamu yang pasti
tentang rasa ini
rasa dalam hati
sayang mengapa kau kini

Pernahkah kau sadari
betapa kau tak mengerti
tentang hati ini
aku percaya suatu saat nanti
kau pastikan bertanya hal ini


Aku di sini
menanti tanyamu yang pasti
mengenai hati ini
mengapa kau begini
lebih baik aku pergi
tanpamu kini

Mengapa kau masih tak mengerti
tentang hati ini
yang memujamu kini
duhai kau pujaan hati
yang slalu ada di hati

Minggu, 26 Desember 2010

Keindahan Desaku


Senja Yang Menyapa
Oleh: B.A.S

Sore itu, aku
Menuju rumahku
Rumah yang letaknya jauh
sejauh mata memandang hanya kmu sayang

Hujan tak turun waktu itu
hanya mentari yang hendak tenggelap kawan
dia menemaniku dalam langkah
dia menemaniku dalam detak jantungku

Indah sungguh kala itu
merah, memerah langit yang membiru
kini hanya tinggallah kenangan saja
taukah kau betapa aku mencintaimu

Di sisi lain
burung-birung malam mulai berkeliaran
mereka menampakkan batang hidungnya, kini
aku mulai menapakkan kaki
di sudut-sudut jalan

Aku bukanlah seorang gelandangan
atau seorang tuna wisma
aku mempunyai tujuan yang jelas
aku mempunyai tempat tinggal

Aku tak lagi seperti yang dulu
yang selalu tertatih-tatih dalam angan
namun kini aku tak sanggup menahan rasa itu
rasa yang membelenggu dalam kalbu

Aku kini ingin pergi
tinggalkan dunia yang fana ini
namun apa?
dirimu slalu menghalangi

Aku tak tahu lagiu apa, dan siapa diriku ini
gelap,tak ku rasakan
manis pun juga
semua sama, tiada jauh beda

Kebahagiaan hanya sebatas angan saja
yang ada hanya luka dan derita
aku ingin dikasihi
namun apa yang aku dapat, cela dan caci maku

inilah sajakku
sajak masa lalu
dan masa kini
kepadaMu aku mengadu