Rabu, 28 Maret 2012

Galauku di Bulan ini

APA BENARNYA AKU
Oleh: B.A.S

Tiada lagi keramaian
Listrik yang tadi pagi mati
Kini masih saja mati
Seperti rasa ini

Tiada lagi kebahagian
Rasa lapar tak lagi ku rasakan
Seperti kemaren waktu kita bersama
berdua di antara gedung-gedung kota

Tiada lagi mencinta
Kau kini pergi tak kembali
Sepi sendiri aku menanti
Apa benarnya aku

Tiada lagi sang pengerti
bahkan diriku sendiri
Tiada lagi nada suara merdu lembut
terdengar di telinga

Apa benarnya aku
di sini tak merasa diri sendiri
Hanya sepi dan sunyi
di dalam diri

Malang, 28 Maret 2012

Jumat, 16 Maret 2012

BULAN MARET PENUH DERITA

MARET DI MALANG
Oleh: B.A.S

Kesunyian malam tak sesunyi diriku
Dinginnya air tak sedingin peluhku
Panasnya mentari tak sepanah api cintaku
Derasnya hujan tak sekuat kobaran semangatku

Aku hanya di sini
menanti sesuatu yang berarti
Aku hanya di sini
menunggu sang pujaan hati

Skripsi yang harusnya selesai
kini mati di tengah badai
Skripsi yang seharusnya usai
kini menjadi beban diri

Hujan tak lagi datang
di kota Malang yang ku sayang
Hujan tak lagi datang
membuat berteduh burung elang

Angin yang di laut
kini berpindah ke daratan
Menghancurkan segala di hadapan
Semua di maret ini

di kota Malang


Malang, 16 Maret 2012

Selasa, 28 Februari 2012

SUDAH LAMA

SUDAH LAMA
Oleh: B.A.S



Ya
Sudah lama sekali
Aku tak pernah menjamahmu
Melirikmu apalagi
Kini aku punyai kesempatan itu

Ya
Sudah lama sekali
Aku tak memegangmu
Melihatmu apalagi
Kini aku punyai kesempatan itu

Ya
Waktu trus berlalu
Seiring dengan usiaku ini
Musim kini pun berganti
Seiring dengan kehidupanku ini

Ya
Sudah lama

UNIKAMA bersama UM saat Ultah Pramuka

Raker Pengurus Racana

Rabu, 21 Desember 2011

Hujan-hujan datang lagi

HUJAN, YA HUJAN
Oleh: B.A.S

Desember ini
Menangis langit ini
Tak bergairah lagi
Seperti hati ini
Tak ingin dicinta lagi

Hujan, ya hujan
Menetes kini tak berarti
karna laut kini tlah meluas
daratan pun kini tlah tenggelam
bersama kelam dan air mata

Hujan, ya hujan
Menangis menetes tak berarti
hanya sesal yang kuberi
kini kau tingga asa yang tak pasti
biarkan aku pergi

Hujan, ya hujan
kini pergi tinggalkan kenangan saja